Menang dengan Cara Tak Meyakinkan, Ketahanan AC Milan Diakui
BOLAZOLA – AC Milan kembali menunjukkan sisi pragmatis mereka musim ini setelah menaklukkan Como dalam performa yang jauh dari kata ideal. Pelatih Rossoneri Massimiliano Allegri pun mengakui dan memuji ketahanan tim asuhannya sepanjang laga.
Sempat tertinggal lebih dulu, Milan mampu bertahan dari tekanan sebelum akhirnya memaksimalkan peluang di momen-momen krusial. Como tampil berani, rapi dalam penguasaan bola dan beberapa kali mengekspos barisan pertahanan Milan.
Situasi mulai berubah jelang turun minum. Penalti Christopher Nkunku, meski hadir di tengah dominasi Como, memberi Milan pijakan psikologis yang jelas. Setelah itu, faktor individu, baik di bawah mistar maupun di lini depan, juga menjadi pembeda utama pertandingan.
Mentalitas Bertahan AC Milan dari Tekanan
Usai pertandingan, Massimiliano Allegri menekankan bahwa kemenangan ini bukan tentang estetika permainan. Melainkan tentang bertahan di momen penuh tekanan dan membaca situasi dengan tepat.
Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan perubahan struktur permainan yang ia terapkan sepanjang laga. Menurutnya, Milan harus beradaptasi cepat setelah kehilangan keseimbangan usai kebobolan lebih dulu.
“Kami memulai dengan empat pemain belakang dan empat gelandang saat menguasai bola, mencoba menciptakan lebih banyak jalur umpan. Namun setelah tertinggal, kami kehilangan kesatuan dan mengambil terlalu banyak risiko dari umpan terobosan dan serangan balik mereka, jadi Maignan menjaga kami tetap hidup,” ujar Allegri kepada DAZN.
Allegri menambahkan bahwa setelah skor kembali imbang, Milan harus mengambil keputusan yang lebih agresif. Namun akhirnya kembali ke pendekatan awal demi mengamankan keunggulan.
“Setelah menyamakan kedudukan melawan Como yang kuat dan bermain sangat baik, saya memasang tiga penyerang. Tetapi setelah kami berbalik unggul, saya kembali ke struktur awal. Kami punya peluang lain, begitu juga mereka. Saya senang dengan mentalitas kami,” lanjutnya.
Kemenangan Penting dalam Peta Scudetto
Hasil ini membawa Milan menjauh tiga poin dari Napoli dan menjaga jarak tiga angka di belakang Inter Milan. Di fase musim yang makin ketat, kemenangan seperti ini, yang diraih tanpa dominasi mutlak menjadi cerminan kedewasaan tim.
Bagi Milan di era Allegri, keindahan permainan bisa dinegosiasikan. Yang tidak bisa ditawar adalah hasil. Dan melawan Como, Rossoneri membuktikan bahwa mereka siap menang bahkan ketika situasi tidak sepenuhnya memihak.
Selanjutnya, Milan akan menjamu Lecce di San Siro pada Senin (19/01) pukul 02.45 WIB dini hari mendatang. Sementara Inter akan melawat ke markas Udinese, yang berpotensi tergelincir, jadi tiga poin wajib didapat skuat Allegri.



