Guardiola Cemas Lini Belakang Man City Bertumbangan Usai Ditahan Chelsea
BOLAZOLA – Hasil imbang 1-1 melawan Chelsea tak hanya membuat Manchester City gagal meraih poin penuh, tetapi juga memunculkan kekhawatiran baru dari Pep Guardiola. Sang manajer mengindikasikan City berpotensi mengalami krisis di barisan pertahanan mereka.
Situasi ini datang pada momen yang sensitif. City sejatinya tampil dominan dalam sebagian besar laga, namun harus membayar mahal dengan kondisi fisik pemain kuncinya.
Dengan pertahanan yang sebelumnya sudah pincang, potensi absennya dua pilar utama menjadi ancaman serius bagi stabilitas tim. Guardiola pun tak menutupi kecemasannya.
Gvardiol dan Dias Dipaksa Keluar, Guardiola Tak Tenang
Guardiola menyadari, jika cedera yang dialami Josko Gvardiol dan Ruben Dias cukup serius, City bisa menghadapi periode krusial musim ini. Gvardiol harus meninggalkan lapangan karena mengalami benturan, yang disusul Ruben Dias juga harus ditarik keluar.
“Masih terlalu dini untuk mengetahui kondisi mereka, tetapi jelas ini bisa menjadi kemunduran besar bagi kami,” ujar Guardiola seusai laga.
Secara performa, Guardiola tetap menilai timnya bermain cukup baik. City mampu mengontrol jalannya laga, terutama di babak pertama, sebelum Chelsea meningkatkan intensitas permainan setelah jeda.
“Kami mengelola pertandingan dengan cukup baik di babak pertama. Di babak kedua, mereka punya beberapa peluang. Kami kehilangan bola di awal, dan di momen-momen tertentu kami kehilangan pemain berbakat dalam situasi dua lawan satu atau tiga lawan dua,” jelasnya lagi.
Meski demikian, Guardiola merasa Chelsea tidak menciptakan banyak peluang bersih. Ia menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan dominasi sebagai masalah utama.
Satu kabar positif datang dari Rodri. Gelandang andalan City itu tampil solid dan mampu menyelesaikan 90 menit penuh, sebuah perkembangan penting setelah sempat bergelut dengan cedera panjang musim ini.
Posisi Man City di Klasemen Liga Inggris
Hasil imbang ini membuat Manchester City berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris. Hasil ini membuat jarak dengan Arsenal menjadi enam poin yang masih memimpin.
Dengan separuh musim telah dilewati, margin tersebut mulai terasa signifikan. Jika Gvardiol dan Dias harus menepi cukup lama, City berpotensi memasuki rangkaian laga padat dengan komposisi pertahanan yang jauh dari ideal.
Dalam persaingan ketat papan atas, kehilangan konsistensi di lini belakang bisa menjadi faktor penentu apakah City masih mampu menempel Arsenal. Atau justru mulai kehilangan pijakan dalam perburuan gelar Liga Inggris?



