Liverpool Siap All Out demi Alessandro Bastoni, Dinilai sebagai Penerus Van Dijk
BOLAZOLA – Liverpool dikabarkan siap membuat langkah besar di bursa transfer dengan mengajukan dana masif untuk merekrut bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. The Reds disebut bersedia mengucurkan dana hingga 80 juta poundsterling demi mengamankan jasa bek tengah Timnas Italia tersebut.
Ketertarikan Liverpool terhadap Bastoni bukanlah hal baru. Klub asal Merseyside itu telah memantau perkembangan sang pemain setidaknya dalam 18 bulan terakhir, menilainya sebagai salah satu target utama jangka panjang di sektor pertahanan.
Dalam perencanaan internal klub, Bastoni diproyeksikan sebagai suksesor alami Virgil van Dijk. Faktor usia sang kapten dan konsistensi performa Bastoni di level elite Eropa, menjadi dasar kuat di balik keseriusan Liverpool.
Rencana Regenerasi Liverpool di Lini Belakang
Liverpool melihat Bastoni sebagai paket lengkap. Bek berusia 26 tahun itu berkaki kidal, kuat dalam duel, tenang saat membangun serangan dari belakang, dan berpengalaman di laga-laga besar bersama Inter Milan.
Profil tersebut dinilai sangat cocok dengan kebutuhan jangka panjang Liverpool, terutama untuk menjaga standar pertahanan saat Van Dijk hengkang nanti. Menurut laporan Football Insider, Inter Milan juga bersedia mendengarkan proposal The Reds jika benar-benar berminat.
Inter Milan diperkirakan tidak akan menghalangi kepindahan Bastoni jika Liverpool benar-benar datang dengan tawaran di kisaran 80 juta poundsterling. Angka tersebut dianggap mencerminkan nilai pasar sang pemain sekaligus memberikan ruang finansial bagi Inter.
Meski menjadi figur penting di bawah sistem permainan Inter, posisi finansial klub Serie A itu membuat mereka realistis terhadap potensi penjualan pemain bernilai tinggi. Bastoni, dengan usia dan reputasinya saat ini, menjadi aset paling menjanjikan untuk dilepas jika situasi memaksa.
Posisi Bastoni dan Arah Proyek Jangka Panjang
Alessandro Bastoni saat ini masih terikat kontrak jangka panjang bersama Inter dan menjadi pilar utama di lini belakang. Musim ini, ia tetap konsisten tampil di Serie A dan kompetisi Eropa, serta sebagai bek andalan Timnas Italia.
Bagi Liverpool, investasi besar ini tidak hanya soal kebutuhan instan, melainkan bagian dari proyek regenerasi skuat agar tetap kompetitif beberapa tahun ke depan. Dengan Van Dijk memasuki fase akhir kariernya, kehadiran bek Inter Milan itu dinilai mampu menjembatani transisi tanpa menurunkan kualitas.
Kini, pertanyaan besarnya tinggal satu: apakah Liverpool benar-benar akan merealisasikan langkah berani ini? Dan siapkah Bastoni mengambil tongkat estafet dari salah satu bek terbaik dalam sejarah Liga Inggris?



